Kawasan Wisata Telaga Warna Dieng

Wisata Telaga Warna Dieng, adalah sebuah tempat wisata favorit yang berada di Daerah Dieng Wonosobo, tepatnya di Jawa Tengah. Danau ini memiliki nama Telaga Warna. Adapun kisah sejarahnya kenapa telaga ini bisa memiliki warna yang dapat berubah-ubah warna. Telaga ini terkadang berwarna hijau, kuning & pelangi. Hal ini sangat unik dan menarik apalagi dilihat dengan mata telanjang. Karena telaga ini mengandung banyak Sulfur. Keindahan alam ini bisa terjasi karena Sulfur yang terkena oleh cahaya matahari langsung hingga menyenirai dasar telaga. Sehingga pancaran dari dasar telaga namapak seperti pelangi. Sangat indah. Telaga warna merupakan telaga yang sangat luas diantara beberapa telaga lainnya diantaranya telaga pengilon, telaga merdada serta masih banyak lagi telaga lainnya.

Terletak 2000 meter dari permukaan laut, Telaga warna dieng dengan bukitnya yang indah sangat cocok sebagai tempat untuk menghilangkan rasa penat. Rasakan keindahan yang lebih, dengan menaiki sebuah bukit yang ada pada telaga warana. & yang paling populer yaitu bukit ratapan angin. Di situlah kamu bisa menikmati telaga warna dari atas bukit.



Saat yang paling direkomendsaikan untuk berwisata ke telaga warna adalah pada waktu pagi sampai siang hari. Soalanya kalo kamu berkunjung di sore hari kemungkinan kawasan telaga di selimuti dengan kabut. Jika kamu berkunjung ke telaga tersebut pada waktu pagi hingga siang maka kamu akan bisa melihat telaga yang benar benar berwarna, karena pada waktu tersebut pancaran sinar matahari sedang terik teriknya.

Baca juga : Menikmati Indahnya Wisata Pantai Losari Makasar

Selain ada telaga yang indah, di sekitaran telaga tersebut juga ada beberapa jenis goa yang bisa kamu nikmati, diantaranya yaitu goa semar, goa sumur eyang kumalasari, goa pengantin & juga gua jaran. banyak keunikan dari masing masing gua tersebut, sperti goa semar yang memiliki keunikan ada kolam yang kecil di dalam goa & air tersebut di percaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit & juga dapat membuat kulit menjdi lebih cantik dan awet muda. Di depan goa semar juga ada patung semar yang membawa kendi yang menambah eksotis tempat ini.


Harga Tiket Wisata Telaga Warna Dieng


Untuk harga tiket wisata Telaga Warna Dieng tidak terlalu mahal. beberapa bulan yang lalu saya & teman-teman saya berkunjung ke telaga tersebut dan hanya membayar harga tiket masuk sebesar Rp. 7.000 per orang di tambah ongkos parkir untuk mobil sebesar 5000 rupiah & 2000 rupiah untuk kendaraan roda dua.


Lokasi Wisata Telaga Warna Dieng


Untuk teman-teman yang ingin menuju ke lokasi wisata telaga warna Dieng sendiri lokasi tepatnya di Dieng Wetan, Wonosobo, Jawa tengah. Jika kalian ingin kesana rutenya cukup mudah untuk ditempuh! Lokasi wisata telaga warna dieng bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Silahkan pilih ingin menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum sesuai kebutuhan.

Jalan Menuju Wisata Telaga Warna Dieng


Jalan menuju Wisata Telaga Warna Dieng sangatlah mudah. Jika menggunakan kendaraan umum, sudah pasti pertama kali menuju ke kota Wonosobo, setelah sampai kalian segera mencari Terminal yang letaknya berada dekat dengan RSUD Setyonegoro. Konon ceritanya Terminal tersebut dahulu merupakan stasiun kereta api. Sesamp disana lalu carilah Bus dengan tujuan Wonosobo-Dieng. Dan jika kalian menggunakan kendaraan pribadi silahkan langsung saja ke alun-alun Wonosobo, disitu ada papan nama bertuliskan Jalan Dieng. Ikuti saja jalur tersebut nanti sampailah ke Dieng. Waktu tempuh yang di butuhkan untuk sampai ke telaga tersebut kira-kira 45 menit dari kota wonosobo, nanti jumpa pertigaan ambil kiri, lanjutkan perjalanan kira-kira 500 meter dan sampailah anda di Wisata Telaga Warna Dieng. jika kalian enggan untuk berjalan kaki, ada juga tersedia jasa ojek di pertigaan tersebut yang siap mengantarkan anda ke tujuan. jika masih bingung, anda dapat melihatnya di maps berikut :


Sejarah/Legenda Telaga Warna Dieng


Alkisah Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja bernama Prabu Suwartalaya & permaisurinya yang bernama Ratu Purbamanah. Kedua pasangan ini memimpin suatu kerajaan bernama Kerajaan Kutatanggeuhan. Sang Raja Prabu Swartalaya & isterinya memimpin dengan bijaksana & sangat adil. Rakyat Kutatanggeuhan pun hidup dengan sangat damai dan sejahtera. Akan tetapi ada sesuatu hal yang sangat mengganggu pikiran Sang Ratu. Mereka Sudah lama menikah tetapi Ia & Prabu belum juga dikaruniai anak. Oleh karena itu ratu sering sekali menangis & terlihat sedih. Karena melihat istrinya sering sedih maka begitupun Prabu juga ikut bersedih. Lalu berinisiatiflah Sang Prabu untuk Berdoa, maka pergilah Ia menuju ke hutan untuk berdoa agar segera dikaruniai seorang anak.& Doanya terkabul! Akhirnya selang beberapa bulan kemudian sang ratu dapat hamil & disambut dengan suka cita oleh rakyatnya.

9 bulan kemudian lahirlah seorang putri raja yang begitu cantik jelita & diberi nama Gilang Rukmini. Prabu & Ratu pun amat sangat menyayangi buah hati mereka itu. Prabu & ratu pun selalu memberikan apa yang diminta oleh Gilang Rukmini. Akan tetapi cinta kasih dan sayang mereka kepada sang putri malah membuat sang putri raja tersebut menjadi sangat manja dan apabila keinginanya tidak terpenuhi maka sang putri akan marah besar. Walaupun begitu sang prabu & ratu tetap saja menuruti dan menyayanginya.



Waktu pun terus bergulir, hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun dan sampai akhirnya Sang Putri akan menginjak usianya yang ke 17. Para Penduduk yang mendengar sang putri akan berulang tahun yang ke 17, maka merekapun pun beramai ramai mendatangi kerajaan untuk memberikan hadiah untuk sang putri, diantara hadiah yang akan diberikan, sang prabu memiliki ide memberikan kalung, lalu sang prabu mengambil sebuah emas batangan & dibawanya ke tukang emas untuk dibuatkan kalung yang cantik untuk diberikan kepada sang putri, & akhirnya hari ulang tahun pun tiba. Para penduduk berkumpul di alun – alun istana & dengan senang menanti kehadiran sang putri yang begitu cantik. Setelah sang putri hadir, prabu pun langsung berdiri & bersiap untuk memberi kalung indah nan elok kepada sang putri. Ketika kalung tersebut di berikan ke pada sang putri, tiba - tiba sang putri menolak & melemparkan kalung tersebut ke tanah. “aku tidak mau kalung ini, kalung ini jelek” kata sang putri.

Baca juga : Mengetahui Sejarah Wisata Candi Dieng Dan Berbagai Pesonanya

Melihat sikap sang putri, prabu & para penduduk pun menangis hingga air mata mereka membanjiri alun – alun kerajaan tersbut. Hingga akhirnya terbentuklah danau yang cantik dari air mata tangisan sang prabu & para penduduk, dan karena air mata yang bermacam – macam dari raja, ratu dan penduduk maka terbentuklah danau itu memiliki warna yang berwarna warni dan sekarang dikenal Sebagai Kawasan Wisata Telaga Warna Dieng.

0 Response to "Kawasan Wisata Telaga Warna Dieng"