Pesona Wisata Waduk Wadaslintang Kabupaten Wonosobo

Melepas penat setelah banyak beraktivitas bisa dilakukan dengan mengunjungi tempat- tempat yang asri karena dapat merefresh kembali pikiran kita, selain itu bisa juga untuk memenuhi suplay oksigen yang bersih untuk otak kita. Salah satu tempat yang bisa dijadikan referensi adalah waduk wadaslintang yang terletak di kabupaten wonosobo. Tempatnya yang sangat sejuk, dengan pemandangan alami yang masih hijau asri sangat cocok untuk anda melepas penat.

Pada awal dibangunya waduk ini bertujuan untuk sumber irigasi yang mengairi sawah- sawah milik warga dan juga sebagai pembangkit listrik. Jadi selain sebagai cadangan penampungan air pada saat kemarau tiba, guna mencukupi kebutuhan para petani, aliran debit pada waduk ini juga digunakan sebagai alat pemutar turbin sebagai pembangkit listrik. Yang menarik, di waduk ini juga dulunya ditebar bibit ikan yang dapat dipanen oleh para penduduk. Tak ayal sekarang ini waduk ini memiliki beberapa jenis ikan yang dapat mengundang para penggila mancing untuk datang dan mencoba strike di tempat ini.



Tak hanya itu, pemandangan akan semakin menakjubkan tatkala saat matahari terbit atau terbenam. Warna mega yang menguning dipadu dengan background pemandangan pegunungan yang asri menimbulkan efek memukau yang sangaat indah. Dengan demikian anda akan mendapatkan hasil foto yang luar biasa.

Anda juga bisa menikmati panorama di tengah- tengah waduk, dengan menyewa perahu kecil yang disediakan disana. Ada pula perahu jenis dayung yang disewakan. Jadi spot mengambil gambar anda akan semakin berfariasi dan menarik tentunya.

Lokasi Wisata Waduk Wadaslintang


Lokasi wisata Waduk Wadaslintang ini termasuk dalam wilayah kecamatan wadaslintang yang berbatasan dengan Padusermo, tepatnya di bagian selatan kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah.

Sumber utama debit air yang masuk berasal dari kali medono atau kali gede, atau biasa juga disebut kali bedegolan. Waduk ini juga menampung beberapa aliran sungai kecil antara lain sungai lancar, waturangkang, somagede, dan sungai tritis.

Jika anda mengunjungi waduk ini, panorama yang disuguhkan adalah pedesaan di atas gunung dengan perkebunan yang mengelilingi sekitar waduk dan juga jalan menuju tempat ini. Lokasinya yang strategis dan dengan suasana yang sejuk juga cocok untuk anda yang ingin mengajak keluarga untuk mendapatkan waktu kebersamaan.

Dengan view pegunungan yang hijau dan waduk yang luas, menambahkan kesan asri dan indah. Tak jarang banyak orang yang mengabadikan moment specialnya disini seperti melakukan sesi foto pre wedding atau sekedar berfoto selfie untuk menambah koleksi pada galeri sosial media.

[caption id="attachment_326" align="aligncenter" width="1026"]


Tak hanya itu, banyak juga orang yang menghabiskan waktunya di sini dengan membawa alat pancing mereka masing- masing. Bahkan banyak pengunjung dari luar kota yang sengaja ingin merasakan strike di tempat ini.

Jadi banyak kegiatan yang bisa anda lakukan disini, ini tentunya bisa anda masukan pada list atau daftar tempat- tempat yang akan anda kunjungi bersama orang- orang tercinta pada saat musim liburan datang.

Jalan Menuju Wisata Waduk Wadaslintang


Untuk mencapai tempat ini, anda bisa menempuh jalan melalui kewedusan kabupaten kebumen. Dari arah kewedusan ini anda cukup memerlukan aktu sekitar 25 menit saja hingga sampai ke kawasan wisata waduk wadaslintang. Kawasan wisata waduk wadaslintang juga dapat dicari di Google Maps berikut :


Meskipun jalan menuju wisata Waduk Wadaslintang membutuhkan waktu yang diperlukan cukup singkat namun para pengunjung dihimbau untuk waspada mengingat jalur yang dilewati di kelilingi dengan jurang di sebelah kanan dan kiri, serta jalan yang cukup terjal dan berliku. Hal ini dikarenakan jalur tersebut menyesuaikan dengan topografi pegunungan wonosobo.

Jika pengunjung tidak ingin melewati jalur pertama, terdapat jalan alternatif yang lebih landai yakni melalui jalur prembun- waduk wadaslintang. Namun demikian para pengunjung harus menempuh jarang lebih jauh dan tentunya hal ini akan memakan waktu tempuh semakin lama.

Jika anda menggunakan jalur ini maka selisih waktu yang dibutuhkan sekitar 45 menit lebih lama, karena anda harus memutar jalur guna perjalanan anda yang lebih sedikit melewatui jurang. Dan jika anda memilih rute ini, disepanjang jalan anda akan dimanjakan dengan panorama yang tak kalah menarik.

Hamparan sawah dengan metode terasering yang membentang luas akan memanjakan mata anda. Seperti membawa memori kita ke tahun dimana bumi ini masih hijau. Kemudian anda juga akan menemui pemandangan sungai yang berasal dari aliran PLTA.



Nampak dari situ air yang mengalir sangat jernih dan juga segar sekali. Jika musim hujan tiba debit air akan naik sangat cantik untuk dinikmati. Riak aliran sungai ini juga menambah kesan asri yang akan menemani perjalanan anda. Suasana yang seperti ini akan sangat cocok untuk anda yang ingin melepas lelah dari aktivitas kantor yang melelahkan.

Baca juga : Pesona Kawasan Wisata Kawah Sikidang Dieng

Ataupun untuk anda yang ingin mencari ketenangan bahkan inspirasi, tempat ini sangat menjadi rekomendasi untuk menggali ide- ide kreatif anda. Di balut nuansa pegunungan yang elok nan hijau, anda pasti dapat menenangkan pikiran dan merelaksasi otak anda. Dari pinggir waduk wadaslintang ini, biasanya banyak terlihat para pemancing dari berbagai daerah seolah berlomba untuk mendapatkan mangsanya.

Harga Tiket Wisata Waduk Wadaslintang


Setiap pengunjung waduk wadaslintang yang memasuki area ini akan dikenakan biaya akomodasi. Harga tiket wisata Waduk Wadaslintang ditawarkan sangat terjangkau oleh semua kalangan yakni Rp 4.000; untuk dewasa, dan Rp 3000; untuk tiket masuk anak- anak.

Dengan harga yang sangat terjangkau ini, anda bisa berpiknik memboyong keluarga anda melihat panorama yang telah disuguhkan sepuasnya. Anda juga bisa bercerita mengenai sejarah berdirinya waduk ini, guna menambah perbendaharaan keilmuan buah hati atau orang tersayang anda.

Mulai dibangun pada pertengahan tahun 1982 oleh kontraktor Hydro Resource Cooperation asal Filipina atas kerja samanya dengan PT Brantas Abipraya. Proyek ini kemudian baru rampung pada tahun 1988 yang diresmikan oleh bapak presiden Suharto.

Pembangunan waduk ini agaknya menuai decak kagum atas konstruksi yang berhasil di rancang. Para arsitek asing memperkirakan hasil konstruksi bangunannya akan awet hingga sekitar 200 tahun mendatang.



Tinggi bendungan yang dibangun mencapai 116 m , lebar 10 m, dan panjangnya yang memiliki ukuran sekitar 650 m, pada bendungan ini mampu menampung debit air hingga 443 juta meter kubik. Pantas saja apabila bendungan ini dikategorikan pada bendungan yang cukup dalam.

Nah itulah tadi salah satu destinasi wisata alternatif yang memiliki rekomendasi untuk dikunjungi, selain sebagai tempat konservasi yang bermanfaat untuk lingkungan, waduk ini juga menyuguhkan keindahan yang dicari oleh banyak orang.

Baca juga : Kawasan Wisata Alam Posong Temanggung

Keindahan ini tentunya akan tetap bisa kita nikmati apabila kesadaran setiap pengunjungnya juga terpantau. Seperti tidak meninggalkan sampah, merusak fasilitas yang ada dan juga tidak mengotori pemandangan dengan hal – hal yang melanggar asusila. Karena ini merupakan tempat yang harus kita jaga bersama, warisan yang berharga sebagai aset negara.