6 Wisata Kota Tua Jakarta Menarik & Terbaru 2018

Kota tua merupakan sebuah obyek wisata yang bernuansa kuno. Hampir setiap daerah di Indonesia terdapat bangunan-bangunan yang berasal dari peninggalan kolonial Belanda. Dan bangunan tersebut oleh sebagian masyarakat setempat dijadikan sebagai tempat wisata. Seperti halnya wisata kota tua Jakarta.

Kota Tua Jakarta disebut juga dengan Batavia lama (Oud Batavia). Kota ini adalah sebuah wilayah kecil di daerah Jakarta yang memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sebagai pusat kota, permukiman penting, serta pusat perdagangan di Asia sejak abad ke-16, kota tua merupakan rumah untuk beberapa orang penting. Oleh karenanya banyak sekali bangunan bersejarah yang dibangun di Jakarta.



Anda yang ingin menikmati keindahan kota tua tersebut tidak perlu menyediakan biaya yang mahal. Dan untuk akses jalan menuju kesana pun bisa dikatakan mudah. Banyak rute yang dapat anda lewati untuk menuju ke Kota Tua Jakarta ini. Jangan khawatir untuk kalian yang belum begitu paham dengan wilayah menuju kota tua, karena anda dapat melihatnya di maps berikut ini :



Berikut ini 6 list wisata kota tua di Jakarta yang sangat menarik untuk dikunjungi.

1.Toko Merah


Toko merah adalah salah satu peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1730. Konon, bangunan yang berada di area Kali Besar 107 ini merupakan sebuah rumah dari seorang Governoor VOC bernama Jendral Willem Baron van Imhoff. Toko merah yang sempat menjadi toko milik pedagang China ini letaknya persis di samping Sungai Ciliwung.

Ciri khas yang dimiliki toko merah ialah warna merah yang sangat mencolok jika dipandang. Arsitektur tentu terlihat jelas bahwa bangunan tersebut mengikuti ala Belanda dengan jendela-jendela yang tinggi. Meskipun terlihat begitu mencolok, namun toko merah ini terlihat sangat serasi dengan gedung-gedung era kolonial yang berjejer di samping kanan kirinya.

Ketika Anda berkunjung ke wisata kota tua Jakarta, Toko merah adalah salah satu tempat wisata yang wajib Anda sambangi. Sebab, tak lengkap rasanya apabila travelling ke Kota Tua tanpa befoto dengan latar toko merah yang unik tersebut. Dan untuk lebih menikmati keindahannya, Anda bisa mengunjungi Toko merah ketika sedang ada pameran atau acara yang digelar.

2.Rumah Akar


Rumah akar adalah salah satu wisata kota tua Jakarta yang bernuansa mistik. Sesuai namanya, rumah ini di tumbuhi oleh pohon dan akarnya yang memenuhi dinding membuat siapapun yang melihatnya takjub akan pemandangan yang tidak biasa.

Ketika Anda mencoba untuk memasuki rumah tersebut, Anda akan disuguhi pemandangan bangunan khas Belanda yang kosong dengan akar pohon yang menjalar didinding bangunan. Selain itu, di dalam bangunan juga tampak beberapa pohon besar yang rindang.



Karena keunikan tersebutlah, sebagian orang memanfaatkannya sebagai sarana tempat foto prewedding calon pengantin. Harga tiket wisata kota tua Jakarta yang satu ini sekitarRp 100.000,- per jamnya. Untuk mendapatkan pemandangan yang indah, Anda disarankan untuk datang pada siang hari. Sebab, tempat wisata ini sangat minim cahaya jika hari sudah mulai gelap kecuali jika sedang ada event.

3.Museum Wayang


Bagi Anda yang sangat menyukai wayang, bisa mengunjungi tempat wisata Museum Wayang yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 27, RT.07/RW.0, Tamansari, Pinangsia Kota Jakarta Barat. Museum ini menyuguhkan berbagai macam wayang yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia hingga mancanegara. Kurang lebih ada sekitar 4.000 wayang yang ada.

Konon, tempat ini adalah lokasi dimana berdirinya VOC Belanda pada tahun 1640. Oleh karenanya, banyak cerita tentang VOC dan Jakarta yang ada di dalam Museum Wayang.

Pemerintah mematok harga yang sangat murah untuk memasuki museum ini, yaitu sekitar Rp 2.000,- (mungkin saat ini harga mengalami kenaikan). Harga ini sangat pas bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin berkunjung di Museum Wayang. Para pelajar memanfaatkan wisata wayang, baik itu sekedar menambah pengetahuan, berfoto ria, atau sebagai bahan tugas sekolah. Museum ini buka setiap hari Senin mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB.

4.Museum Fathahillah


Museum Fathahillah memiliki bentuk yang mirip dengan Istana Dam di Amsterdam, Belanda. Museum ini merupakan bangunan bersejarah yang juga peninggalan kolonial Belanda. Lokasi wisata Kota Tua Jakarta ini terletak di Jalan Taman Fathahillah No. 1, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta dengan luas lebih dari 1.300 m2.



Di dalam museum, Anda bisa melihat pemandangan nuansa pengadilan dan ruang bawah tanah yang dulu dipakai sebagai penjara. Dengan mengunjunginya, Anda akan dihipnotis dengan nuansa Belanda yang sangat kentara. Selain bangunan Belanda yang ada, di Belakang Museum Fathahillah juga berisi belasan batu nisan milik orang Belanda.

Baca juga : Wisata Umbul Sidomukti di Kabupaten Semarang

Anda yang ingin menjelajahi museum Fathahillah tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar, cukup Rp 5.000, saja sudah bisa memasukinya. Museum ini buka setiap hari dari pukul 09.00 – 15.00 WIB, kecuali hari senin.

5.Museum Bank Mandiri


Awalnya, museum Bank Mandiri adalah sebuah bangunan Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) yang digunakan sebagai gedung perusahaan dagang milik Belanda yang kemudian brkembang menjadi perusahaan perbankan. Bangunan ini dirancang oleh 3 orang arsitek Belanda, yaitu J.J.J de Bruyn, A.P.Smits, dan C. Van de Linde. Pembangunan gedung ini dimulai sejak tahun 1929 dan pada tanggal 14 Januari 1933 resmi dibuka oleh C.J karel Van Aalst.



Museum ini terletak di Jl. Lapangan Stasiun No. 1, Jakarta Barat dan merupakan salah satu tempat wisata Kota Tua di Jakarta.
Koleksi museum terdiri dari berbagai macam benda terkait aktivitas perbankan pada masa dulu, antara lain perlengkapan operasional bank, surat, mata uang kuno, brandkast, dll. Adapun koleksi perlengkapan operasional bankyang unik, meliputipeti uang, mesin hitung, mesincetak, mesin pembukuan, kalkulator, alat pres bendel, dan lain sebagainya. Selain itu, interior bangunan ini masih terlihat asli seperti pada awal didirikan.

6.Cafe Batavia


Wisata Kota Tua Jakarta tidak hanya menyediakan bangunan-bangunan kuno dan museum saja, melainkan sebuah cafe juga termasuk dalam sederetan wisata kuno. Cafe yang dimaksud ialah Cafe Batavia yang merupakan pusat kuliner enak di Jakarta dan sekitarnya. Cafe ini terletak di depan Museum Fatahillah, tepatnya di Jl. Pintu Besar Utara No.14 RT.07/RW.07, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat. Jalan menuju wisata Kota Tua Jakarta yang satu ini ialah dengan memasuki bangunan tua. Karena Cafe Batavia yang didirikan pada tahun 1993 yang terletak di dalam sebuah bangunan tua peninggalan kolonial Belanda.

Cafe ini menyajikan beragam menu, mulai dari western food sampai makanan tradisional Indonesia. Tempat tongkrong yang bernuansa klasik ini, buka pada hari Senin-Jumat pukul 08.00 WIB – 13.00 WIB. Sedangkan untuk hari libur, cafe beroperasi dari pukul 08.00 WIB – 14.00 WIB. Harga menu yang disajikan cukup murah, berkisaran Rp 32.000,- s/d Rp 135.000,- untuk makanan pembuka. Dan untuk makanan penutup berkisar antara Rp 25.000,- s/d Rp 200.000,-.

Baca juga : Info Terbaru 2018 Wisata Lawang Sewu Semarang

Itulah sajian 6 wisata Kota Tua Jakarta yang bisa menjadi pilihan list liburan Anda. Dengan mengunjungi tempat wisata kuno seperti yang telah disebutkan di atas, akan membuat pikiran Anda segar dengan latar yang kuno. Selain itu juga, Anda bisa menambah wawasan Anda terutama terkait sejarah Indonesia.

Sekian dan Terima Kasih