Wisata Kawah Ijen Banyuwangi Mempesona Dengan Keunikannya

Apakah Anda cukup bosan dengan objek wisata yang itu-itu saja? Ada beragam objek wisata yang cukup menantang dan unik di wilayah Jawa Timur. Salah satunya adalah objek wisata Kawah Ijen Banyuwangi. Disini, Anda bisa menemui dan menikmati beragam pemandangan indah dan lain dari biasanya. Ada juga fenomena alam terlangka sedunia yang bisa Anda jumpai di Kawah Ijen. Berikut ulasannya;

1.Mengenal Pesona Kawah Ijen


Gunung Ijen memiliki kawah yang disebut dengan Kawah Ijen. Gunung Ijen sendiri merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.443 mdpl diatas permukaan laut. Letak Gunung Ijen tepat berdampingan dengan Gunung Raung dan gunung Merapi. Sedangkan kawahnya, kawasan Wisata Kawah Ijen termasuk dalam kawasan cagar alam. Kawasan ini memang sangat luas dengan ukurajn luas mencapai 2.560 hektare dengan hutan wisatanya seluas 92 hektare.



Kawah ijen merupakan sebuah danau diatas Gunung Ijen dan terbentuk karena proses letusan Gunung Ijen. Berkat letusan tersebut, terbentuklah sebuah danau kawah yang dipenuhi dengan air dan sangat menakjubkan. Uiniknya, kawah ini terletak di tengah-tengah kaldera luas di Pulau Jawa. Kedalamannya pun mencapai lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera. Selain itu, Kawah Ijen juga merupakan kawah terasam sedunia. Tingkat keasamannya saja hampir mendekati angka nol, cukup asam untuk melarutkan tubuh manusia. Dibalik itu semua, Kawah Ijen tetap menakjubkan mata Anda dengan pesona keindahannya yang luar biasa.

2.Lokasi dan Akses menuju Kawah Ijen


Lokasi wisata Kawah Ijen Banyuwangi terletak di puncak Gunung Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondoowoso. Jalan menuju wisata Kawah Ijen Banyuwangi bisa dilalui melalui 2 jalur, jalur Kabupaten Banyuwangi dan kabupaten Bondowoso. Kedua jalur ini sama-sama menuju Paltuding, pintu masuk lokasi wisata Kawah Ijen. Tentu saja kedua jalur tersebut melebihi kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jika Anda berasal dari Surabaya, akan lebih dekat dengan jalur Bondowoso daripada Banyuwangi. Namun, jalur Bondowoso berjarak cukup jauh dari Paltuding, sekitar 76 km. Sedangkan, jalur Banyuwangi hanya berjarak 30 km dari Paltuding, kondisi jalannya pun masih sangat bagus dan mulus. Jika anda belum begitu paham kedua jalur tersebut sebaiknya anda melihat rutenya di Maps berikut :


3.Fenomena Langka Blue Fire


Salah satu fenomena alam yang cukup mengagumkan di kawasan wisata Kawah Ijen Banyuwangi adalah pesona Blue Fire-nya. Fenomena ini termasuk fenomena yang sangat langka di dunia. Selain itu, Blue Fire menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Blue Fire bukanlah berarti api yang sesungguhnya, melainkan fenomena alam dimana gas belerang dan oksigen bertemu. Bertemunya kedua senyawa tersebut membentuk pemandangan yang sangat menakjubkan.

Baca juga : Wisata Pantai Kukup Dengan Pesona Karangnya

Kabarnya, fenomena Blue Fire pertama kali muncul pada tahun 1950an. Gas Belerang yang keluar dari bumi terbakar saat bertemu oksigen dengan suhu 360 derajat Celcius. Pembakaran inilah yang tampak seperti api berwarna biru. Sebaiknya, Anda melihat fenomena Blue Fire ini pada jam 5 dini hari. Sebab, di waktu tersebut oksigen sedang dalam kondisi yang bagus. Jadi, Blue Fire akan terlihat sangat semourna daripada di waktu0waktu yang lain. Uniknya lagi, fenomena ini hanya ada dua di dunia. Diantaranya di Kawah Ijen sendiri dan di Islandia. Inilah yang menjadi daya tarik para turis asing untuk berkunjung kesini.

4.Fasilitas yang Tersedia


Ada beragam fasilitas memadai yang sudah disediakan di Kawasan Wisata Kawah Ijen. Diantaranya, beragam warung makanan, toilet dan lokasi parkir yang sangat luas. Ada juga fasilitas persewaan masker. Sebab, kawasan Kawah ijen masih sangat aktif. Para wisatawan dianjurkan untuk menggunakan masker untuk berlindung dari bau belerang yang berbahaya. Jalur pendakian kawah pun cukup luas. Tentu saja, tidak seperti jalur kawah-kawah lain yang masih sempit. Jalur kawah Ijen dibuat luas untuk membuat para wisatawan nyaman dan menghindari bahaya. Namun, Anda harus tetap berhati-hati ya jika berjalan.



Selain itu, ada juga fasilitas taksi lokal. Karena jalanan yang terjal, taksi lokal menjadi solusi bagi para pendaki yang tidak kuat untuk pergi mendaki. Taksi lokal ini berupa gerobak yang bisa dinaiki, didorong dan ditarik oleh masyarakat lokal untuk membantu pengunjung menuju puncak. Anda juga bisa melihat penambang belerang di Kawah Ijen. Menambang belerang adalah salah satu mata pencaharian utama penduduk setempat. Tentu saja, pekerjaan ini cukup unik dan mungkin susah ditemui di tempat-tempat lain pada umumnya. Anda bisa perhgi pagi-pagi sekali untuk melihat penambang belerang yang sedang bekerja. Fasilitas yang tak kalah menarik adalah terdapat banyak sekali penjual oleh-oleh asli Kawah Ijen. Biasanya berupa souvenir ukiran dari belerang yang dijual oleh penduduk lokal.

5.Tips Berwisata di Kawah Ijen


Lokasi wisata kawah Ijen memang bukanlah lokasi wisata biasa. Anda akan membutuhkan persiapan dan peralatan khusus untuk pergi berkunjung kesana. Pertama, siapkanlah beragam perlengkapan baju hangat, seperti jaket gunung, syal dan lain-lain. Sebab, kawasan wisata ini memiliki suhu yang sangat dingin. Kemudian, gunakanlah sepatu atau sandal gunung untuk membantu Anda berjalan kaki di kawasan kawah yang terjal. Selanjutnya, bawakah bekal makanan dan minuman secukupnya untuk menemani Anda mendaki ke atas. Sebab, Anda membutuhkan stamina yang cukup untuk tiba disana. Jangan sampai Anda dehidrasi nantinya.



Tips berikutnya adalah bawalah masker khusus untuk menghindarkan Anda dari bau belerang yang berbahaya. Anda juga bisa menyewa masker dan membayar seharga 30.000 rupiah di sekitar sana. Jangan lupa untuk membawa senter atau headlamp untuk menemani pendakian di malam hari. Patuhilah beragam perintah dan aturan pihak setempat. Sebab, aturan ini memang dibuat khsusus bagi wisatawan agar terhindar dari bahaya. Agar pendakian berjalan lancar, lakukanlah sedikit latihan fisik sebelum berkunjung kesini. Kemudian, jangan membawa tas yang berlebihan. Tentu saj, ini akan memberatkan Anda sendiri di perjalanan. Tips terakhir adalah bawalah kamera untuk mengabadikan moment-moment langka yang ada di Kawah Ijen. Jangan lupa untuk tetpa menjahga kebersihan juga ya.


6.Harga Tiket Kawah Ijen


Harga tiket wisata Kawah Ijen Banyuwangi dibandrol dengan harga berbeda antara wisatawan domestik dan mancanegara. Pada hari biasa, wisatawan domestik akan dikenai tarif 5.000 rupih dan 7.500 di akhir pekan. Sedangkan bagi wisatawan mancanegara, tarif sebesar 100.000 rupiah di hari biasa dan 150.000 rupiah di akhir pekan. Anda juga akan dikenakan tarif tersendiri jikan membawa kamera. Bagi Anda yang ingin mengambil gambar dengan membawa kamera akan dikenakan biaya lagi sebesar 10.000 rupiah.

Baca juga :Wisata Alam Gunung Bromo is Never Ending East Java

Nah, itulah sedikit ulasan singkat mengenai wisata Kawah Ijen Banyuwangi. Tentu saja, Anda menjadi penasaran dan tertarik bukan untuk berkunjung kesana. Sebab, Kawah Ijen akan menakjubkan mata Anda dengan cara yang unik dan berbeda. Namun, jangan lupa untuk melakukan beberapa tips diatas ya sebelum berkunjung kesana. Jangan sampai niat Anda untuk berwisata menjadi gagal hanya karena Anda salah kostum atau salah tingkah. Berkunjung ke tempat wisata yang unik memang juga membutuhkan persiapan khusus yang lain dari biasanya. Selamat berkunjung dan takjub dengan pesona kawah Ijen.