Tips Liburan Ke Luar Negeri Ala Backpacker 3

Tips Liburan Ke Luar Negeri untuk Backpacker Pemula

Diposting pada

Liburan ala backpacker sungguh menyenangkan. Salah satu keuntungan liburan ala backpacker adalah bebas menentukan rute dan lama waktu liburan. Meski demikian, banyak backpacker pemula yang mengalami hambatan ketika mereka liburan ke luar negeri. Jalan-jalan ke tempat wisata di luar negeri membutuhkan persiapan khusus, terutama ke tempat wisata di negara-negara yang berada di luar kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Para backpacker pemula adalah mereka yang memiliki semangat dan antusias untuk berkeliling ke berbagai tempat wisata terindah di dunia. Namun dibalik keinginan besar tersebut, mereka menghadapi kendala minimnya pengetahuan berlibur ke obyek wisata di luar negeri. Apa saja tips liburan dan traveling yang harus diketahui oleh backpacker pemula? Berikut ini beberapa hal yang harus backpacker persiapkan untuk jalan-jalan ke luar negeri.

Tips Liburan KeLuar Negeri Ala Backpacker

Tips Liburan Ke Luar Negeri Ala Backpacker

Berikut ini beberapa tips liburan ke luar negeri bagi backpacker pemula. Pastikan anda menerapkan beberapa tips liburan ke luar negeri ala backpacker berikut ini agar selamat dan aman sampai tujuan.

Membuat paspor Indonesia

Paspor mutlak diperlukan ketika seorang backpacker traveling ke luar negeri. Paspor Indonesia dapat dibuat di semua kantor imigrasi di Indonesia. Contohnya, jika Anda tinggal di Kota Pacitan, Anda boleh mengajukan pembuatan paspor di kantor imigrasi Bogor. Atau Anda tinggal di Pangkalan Bun bisa mengurus paspor di kantor imigrasi Surabaya. Jadi, Anda tidak harus berada dalam satu kota atau satu provinsi dengan lokasi kantor imigrasi tempat mengurus.

Lalu, apa saja syarat-syarat yang harus dilengkapi untuk membuat paspor? Beberapa persyaratan pembuatan paspor adalah menyertakan berkas berikut:

  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Fotokopi akte kelahiran dan menunjukkan akte kelahiran yang asli
  • Surat keterangan pekerjaan dari kantor. Ini optional. Boleh juga tidak pakai berkas ini.
  • Membayar biaya pengurusan paspor antara Rp 300.000 sampai 600.000

Biaya pembuatan paspor di atas adalah bila Anda mengurus paspor melalui jalur resmi, bukan lewat calo atau perantara. Lama pembuatan paspor sekitar 4 hari dan Anda harus datang bolak-balik 2 sampai 3 kali ke kantor imigrasi. Catatan tambahan yang harus Anda perhatikan adalah nama identitas di KTP harus sama dengan nama di akte kelahiran. Nama yang tercantum di paspor nanti akan sama dengan nama di akte kelahiran.

Tips Liburan KeLuar Negeri Ala Backpacker 2

Mengurus Visa

Selain membuat paspor, berkas penting berikutnya yang harus Anda persiapkan adalah mengurus visa. Salah satu keuntungan liburan ke tempat wisata di Asia Tenggara, kecuali Myanmar, adalah tidak perlu mengurus visa. Perlakuan yang berbeda akan Anda dapatkan ketika Anda berlibur ke tempat wisata di Eropa, tempat wisata di China, tempat wisata di Amerika Serikat, dan destinasi wisata lainnya di luar kawasan negara-negara ASEAN.

Persyaratan mengurus visa pun berbeda-beda sesuai dengan negara tujuan. Untuk syarat pengajuan Visa Schengen Multiple Entry, Anda bisa membacanya dalam artikel terdahulu. Beberapa negara di Asia memerlukan ijin masuk hanya berupa Visa on Arrival (Voa). Jadi, Anda bisa mengurus VoA langsung di bandara begitu turun dari pesawat terbang. Negara yang dikenal sulit dalam hal birokrasi pengurusan visa adalah China dan Amerika Serikat. Hal ini terkait isu keamanan lintas negara yang akhir-akhir ini makin diperketat.

Setiap negara tujuan berlibur memiliki hak untuk mengabulkan atau menolak permohonan visa yang Anda ajukan. Hal ini terkait dengan kebijakan masing-masing negara maupun catatan riwayat Anda di masa lalu. Oleh karena itu, bersikaplah kooperatif kepada petugas kedubes pengurusan visa ketika melakukan interview kepada Anda. Jawablah dengan jujur apa yang mereka tanyakan supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Siapkan dana dan waktu berlibur

Secara logika, berlibur ke tempat wisata mancanegara membutuhkan biaya yang lebih besar daripada traveling ke berbagai tempat wisata di Indonesia. Tapi anggapan itu tidak selamanya benar. Besarnya biaya traveling tergantung cara Anda membelanjakan uang karena setiap backpacker memiliki minat yang berbeda dalam berbelanja. Pos pengeluaran liburan yang diutamakan adalah biaya membeli tiket pesawat terbang, biaya menginap di hostel, dan biaya makan selama liburan.

Persiapan jalan-jalan ke luar negeri berikutnya adalah menyiapkan hari liburan. Bagi backpacker yang berstatus pekerja kantoran, tentu tidak mudah melakukan liburan keliling beberapa negara sekaligus. Oleh karena itu, berpikirlah realistis mengenai jumlah obyek wisata mancanegara yang akan dikunjungi bila dibandingkan dengan lama liburan yang Anda miliki. Beda halnya bila pekerjaan Anda tidak terikat oleh jam kerja, maka Anda bebas menentukan rute liburan dan lama kunjungan wisata di suatu negara.

Segala kelebihan traveling ala backpacker tersebut akan menjadi hambatan baru kalau Anda tidak mengetahui beberapa tips lanjutan di bawah ini. Berikut ini tips bagian kedua yang bisa Anda pakai selama menjadi backpacker ke berbagai tempat wisata terindah di dunia.

Tips Liburan Ke Luar Negeri Ala Backpacker 3

Rajin mengecek harga tiket pesawat murah

Beberapa website maskapai penerbangan yang biasanya menyediakan tiket pesawat terbang dengan tarif murah antara lain.

Tips memilih jalur penerbangan yang efektif adalah pilih rute yang berbiaya lebih murah. Misalkan Anda merencanakan liburan keliling tempat wisata di Asia Tenggara dimulai dengan berkunjung ke tempat wisata di Singapura, lalu lanjut ke tempat wisata di Malaysia, tempat wisata di Thailand, tempat wisata di Kamboja, dan berakhir di negara Vietnam.

Contoh sederhana. Cobalah Anda buat simulasi biaya penerbangan Jakarta-Singapura dan Ho Chi Minh-Jakarta PP mana yang lebih murah. Apakah tiket keberangkatan ke Bandara Changi Singapura lebih murah daripada tiket kepulangannya? Atau bahkan sebaliknya. Kalau Anda sedang beruntung dan menjumpai masa promo, maka bisa saja tiket pesawat terbang yang Anda dapatkan harganya tidak lebih dari Rp 1 juta.

Menetapkan rute antar negara yang efisien

Tips liburan ke luar negeri berikutnya adalah menetapkan rute perjalanan traveling yang efisien. Hindari melakukan perjalanan bolak-balik menuju ke kota yang sama. Selain boros dana, perjalanan bolak-balik juga akan menghabiskan waktu secara sia-sia. Akibatnya, Anda akan mendapatkan lebih sedikit jumlah obyek wisata yang bisa dikunjungi di luar negeri. Liburan seperti itu tidak akan optimal karena Anda akan tergesa-gesa di perjalanan.

Contoh rute keliling tempat wisata di Asia Tenggara menurut kami yakni jika Anda punya waktu liburan 1 sampai 1,5 bulan, maka rute yang efisien adalah Jakarta-(atau kota lain di Indonesia)-Singapore-Malacca-Kuala Lumpur-Penang-Hatyai-Phuket-Bangkok-Siem Reap-Phnom Pehn-Ho Chi Minh City-Jakarta.

Bagaimana kalau waktu liburan yang dimiliki hanya seminggu saja? Kalau waktu liburan yang Anda punyai hanya seminggu, maka disarankan mengunjungi obyek wisata yang berada di dua negara saja agar lebih efisien. Misalnya: Malaysia dan Thailand, Kamboja dan Vietnam, maupun Singapura dan Malaysia saja.

Kumpulkan informasi tentang tempat penginapan murah

Tempat penginapan murah adalah salah satu kebutuhan utama bagi backpacker ketika berlibur ke berbagai tempat wisata di Indonesia, termasuk liburan ke obyek wisata di mancanegara. Website yang menyediakan informasi tempat penginapan murah antara lain hostelbookers.com dan hostelworld.com.

Kamar menginap yang murah untuk backpacker pada umumnya berupa kamar dormitory, semacam barak. Jadi, Anda akan tidur sekamar beramai-ramai. Per kamar biasanya berisi 6 sampai dengan 10 orang. Anda membayarnya dihitung per bed per malam. Ketika Anda menginap di dormitory room, pastikan barang-barang berharga Anda titipkan di deposit box.

Cara lain mendapatkan tempat penginapan murah, bahkan gratis, adalah dengan bergabung dalam CouchSurfing (CS). Website CS beralamat di CouchSurfing.org. Jika Anda menjadi anggota CS maka Anda bisa menginap secara gratis di rumah penduduk lokal. Akan tetapi, menjadi member CS juga membawa konsekuensi rumah Anda harus siap jika satu saat member CS lain ingin tidur gratis di rumah Anda.

Siapkan barang bawaan seberat 7 kg saja

Tips liburan backpacker pemula ke luar negeri yang terakhir adalah bawalah barang-barang Anda dalam ransel dengan berat tidak lebih dari 7 kg. Mengapa 7 kg? Karena bagasi kabin gratis kebanyakan maskapai penerbangan adalah 7 kg. Jika Anda membawa barang dengan berat lebih dari 7 kg, tentu akan ada biaya tambahan. Selain itu, jika lebih dari 7 kg maka backpack yang Anda bawa akan memberatkan langkah selama travelling lintas negara.

Lalu, barang bawaan apa saja yang diutamakan untuk dibawa selama liburan ke tempat wisata mancanegara? 2 buah celana jeans, 2 buah celana pendek, 6 buah kaos, celana dalam sekali pakai, pakaian dalam, obat-obatan pribadi, dan perlengkapan make up. Daftar pakaian tersebut bisa digunakan untuk liburan selama 3 minggu. Jangan lupa kirim baju kotor ke laundry sesering mungkin ketika Anda berada di hostel.

Hal penting yang harus diperhatikan adalah bawalah barang-barang liburan dengan bahan seringan mungkin. Jangan memperberat diri dengan membawa barang yang bisa dibeli di tempat tujuan. Demikian tips liburan ke luar negeri untuk backpacker pemula. Semoga artikel ini berguna untuk Anda. Ayo jalan-jalan ke luar negeri!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *