Lokasi dan Rute Menuju Wisata Taman Sari

Tahukah wisata yang dekat di daerah kota dan sering dijadikan spot foto terbaik yang pernah ada? Ya, banyak wisatawan yang suka berkunjung ke wisata Taman Sari. Selain tempat wisatanya yang dekat dengan kawasan Malioboro, Taman Sari juga memiliki spot foto yang bagus dan pastinya sangat murah meriah. Nah, ingin tahu harga tiket masuk, lokasi dan rute menuju ke wisata taman sari? Daripada berbeli-belit yuk langsung aimak ulasannya di bawah ini.

Harga Tiket Masuk Wisata Taman Sari

Taman Sari Yogyakarta sebenarnya bukanlah tempat wisata pada umumnya, Taman Sari ini merupakan bekas taman Keraton Yogyakarta. Hingga kini Taman ini masih tetap dirawat oleh pihak Keraton untuk terus melestarikan kebudayaan diseputar kawasan keraton Yogyakarta.

Taman Sari sendiri memiliki luas sekitar 10 hektar yang dilengkapi dengan berbagai fasillitas seperti :

1.Gedung

2.Kolam pemandian

3.Jembatan gantung

4.Kanal air

5.Danau buatan

6.Pulau buatan

7.Lorong bawah air.

Sementara itu ada 4 bagian dari Taman Sari yaitu :

1.Danau buatan yang terletak di sebelah barat.

2.Bangunan yang berada di sebelah selatan danau buatan seperti pemandian Umbul Binangun.

3.Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang terletak di selatan pemandian Umbul Binangun.

4.Bagian sebelah timur bagian pertama dan kedua yang meluas sampai ke arah timur hingga tenggara kompleks Magangan.

Udara yang ada di sekitar wisata Taman Sari juga sangat sejuk karena dikelilingi oleh kebun bunga dan terdapat banyak kolam buatan. Untuk bisa masuk ke wisata Taman Sari, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp.5000 dan biaya parkir sebesar Rp.2000.

Dengan biaya yang sangat minimalis itu, Anda bisa berwisata sekaligus memburu spot foto yang menarik di sekitar Taman Air. Banyak wisatawan berdatangan untuk sekedar hunting foto karena ada banyak spot foto yang bagus di tempat wisata satu ini.

Sementara untuk jam operasional atau jam buka wisata Taman Sari adalah setiap hari dari mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Jika Anda ingin memburu spot foto yang menrik dari wisata ini maka jangan mengunjungi saat hari libur sebab akan ada banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata ini.

Lokasi Wisata Taman Sari

Wisata Taman Sari ini tidak jauh berada di sekitar kawasan Maliboro dan masih satu lokasi dengan Keraton Yogyakarta. Ya, tempat wisata ini berada di Jl. Nogosari No.6, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta.

Dikarenakan tempat ini dekat dengan kawasan Keraton Yogyakarta, maka berdasrkan sejarahnya, konon Taman Sari dibangun sebagai tempat rekreasi raja keraton. Taman Sari juga sering digunakan sebagai tempat pemandian Raja dan para permaisurinya,

Jalan Menuju Wisata Taman Sari

Nah, bila Anda tertarik dengan tempat wisata ini Anda bisa langsung datang mengunjunginya di alamat yag sudah tertera di atas. Adapun bagi Anda yang masih bingung dengan alamat tersebut, berikut adalah rute atau jalan yang bisa Anda tempuh untuk menuju ke tempat wisata ini. Wisata Taman Sari ini hanya berjarak kurang lebih 1 km dari Malioboro dan dekat dengan alun-alun selatan Yogyakarta.

Jadi jika Anda berangkat dari kawasan Malioboro, maka Anda bisa berkendara menuju ke arah selatan Keraton Yogyakarta yang akrab disebut alun-alun utara atau altar. Setelah sampai altar, ambillah jalan yang berada di sebelah barat alun-alun sampai Anda menemukan perempatan. Setelah menemukan perempatan beloklah ke kiri dan ikuti terus jalan tersebut sampai menemukan bangunan Taman Sari. Untuk lebih jelasnya anda juga dapat melihat rutenya di maps berikut :

Jika Anda ingin lebih menikmati bangunan tua di sepanjang perjalan menuju Taman Sari, Anda bisa menggunakan becak. Menggunakan jasa becak ini bisa Anda bayar dengan tarif Rp.10.000. Cukup murah bukan?

Sejarah Wisata Taman Sari

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa sejarah dari adanya Taman Sari adalah sebagai tempat rekreasi dan kolam pemandian raja atau Sultan Yogyakarta beserta seluruh kerabat istana.

Pembangunan Taman Sari dimulai pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792), sultan pertama Kesultanan Yogyakarta, dan selesai pada masa Sultan Hamengku Buwono II.

Situs bangunan Taman Sari ini dikenal sebagai tempat pemandian sejak pemerintahan Sunan Amangkurat IV (1719-1726). Menurut Kitab Mamana di Kraton Yogyakarta, pimpinan pembangunan Taman Sari adalah Tumenggung Mangundipura. Tumenggung Mangundipura a telah menempuh perjalanan dua kali ke Batavia untuk belajar tentang arsitektur Eropa,. Itulah mengapa arsitektur Taman Sari memiliki ciri khas Eropa.

Adapula Bupati Madiun, Raden Rangga Prawirasentika yang ikut membantu pembangunan Taman Sari. Pada tahun 1758, Sultan memerintahkan Bupati Madiun untuk ikut mengawasi pembuatan batu bata dan berbagai pelengkapan untuk membangun Taman Sari, yang akan digunakan untuk membangun taman yang indah.

Ya, sultan Yogyakarta begitu menginginkan sebuah tempat di mana ia bisa meluangkan waktu untuk bersantai setelah bertahun-tahun melalui perang yang baru ia lakukan. Raden Tumenggung Mangundipura, di bawah pengawasan Raden Arya Natakusuma yang kemudian menjadi Sri Pakualam II pun ikut bertanggung jawab atas pembangunan tersebut.

Bangunan Taman Sari inipun dimulai pada tahun 1684. Setelah mengetahui seberapa besar komplek itu, Raden Rangga Prawirasentikapun menyadari bahwa biayanya akan lebih besar dari pajaknya. Kemudian iapun mengundurkan diri dari proyek tersebut dan digantikan oleh Pangeran Natakusuma yang melanjutkan proyek ini sampai selesai.

Baca juga : Harga Tiket Masuk dan Lokasi Kebun Binatang Gembira Loka

Setelah itu Taman Sari dibangun lagi tiga tahun berselang setelah Perjanjian Giyanti sebagai tempat peristirahatan Sultan Hamengku Buwono I. Kompleks inipun terdiri dari sekitar 59 bangunan termasuk masjid, ruang meditasi, kolam renang, dan serangkaian 18 taman air dan paviliun yang dikelilingi oleh danau buatan.

Fasilitas di Sekitar Taman Sari

Ada berbagai fasilitas yang bisa Anda nikmati ketika berwisata ke Taman Air yaitu :

1.Tempat Parkir

Terdapat area parkir yang cukup luas di tempat wisata ini, jadi Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi yang bisa masuk melalui gerbang sebelah timur tempat wisata.

2.Pemandu Wisata

Jika ingin mengetahui lebih dalam mengenai sejarah Taman Sari maka Anda juga bisa menyewa jasa pemandu wisata yang telah tersedia di Taman Sri ini. Anda bisa membayar pemandu wisata ini dengan biaya sekitar Rp. 10.000,- hinga Rp.20.000,-

3.Tempat Makan.

Nah, jika Anda lelah berjalan-jalan dan foto di berbgai spot Taman Sari Anda bisa beristirahat sejenak dan makan di berbagai warung makan atau restoran di sekitar tempat wisata.

4.Toko Cinderamata dan Oleh-oleh.

Namanya juga tempat wisata yang dekat dengan Malioboro, maka tidak heran jika di sekitar Taman Sari ini Anda bisa menemukan banyak toko souvenir dan cinderamata untuk buah tangan Anda. Anda bisa mencari oleh-oleh khas Yogyakara seperti bakpia, keris, gudeg atau buah tangan semacamnya yang khas Yogyakarta.

Baca juga : Lokasi dan Rute Menuju Goa Pindul

Demikian ulasan mengenai jalan menuju wisata taman sari. Selamat berwisata dan mencari spot foto yang Anda mau.