Wisata Alam Danau Rawa Pening Yang Indah

Wisata alam danau rawa pening adalah salah satu destinasi anda saat berlibur di kota lumpia yang wajib anda jajal. Jika anda sedang berlibur ke kota-kota di sekitar ibu kota provinsi jawa tengah, tak lengkap rasanya jika tak menjajal wisata alam yang satu ini. Bagaimana tidak, ditengah hiruk pikuk kota Semarang dengan keramaian dermaga dan industrinya, ternyata tersaji danau yang begitu indah di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu. Sungguh paduan sempurna jika anda ingin singgah menikmati pemandangan yang ada. Mari kita simak beberapa ulasan singkat mengenai danau rawa pening.

Sekilas asal-usul

Seperti ada sesuatu yang kurang bila kita mendatangi suatu tempat yang masyhur tanpa mengetahu cerita yang menyelimutinya. Sekilas asal-usul danau alam rawa pening yang kini menjadi objek wisata. Rawa pening itu sendiri memang berarti rawa yang berwarna bening.

Dahulu kala di lembah terdalam di kaki gunung merbabu dan Telomoyo terdapat sebuah desa. Di desa Ngasem terseut hiduplah sepasang suami istri yang sudah lama tak memiliki putra. Suatu hari sang istri Nyi Selakanta merasa sedih karena terlalu lama menunggu hadirnya sang putra dan hal tersebut diketahui oleh suaminya, Ki Hajar. Demi melihat istrinya tersenyum berangkatlah Ki Hajar untuk bertapa di Gunung Telomoyo.

Sekian waktu berlalu ditengah pertapaan Ki Hajar hamillah sang istri yag kemudian melahirkan seorang putra berwujud naga yang diberi nama Baru Klinthing. Ia dipercaya turunan brahmana sehinga diberi nama Bhra. Karena ingin mengetahui sang ayah maka baruklinting diutus untuk bertemu sang ayah. Setelah bertemu di tempat pertapaannya ia diminta untuk mengitari Gunung Telomoyo. Ia pun berhasil dan sang ayah percaya. Kemudian ia diutus bertapa di bukit Tugur agar dapat berubah ke wujud manusia.

Di desa lain dimana masyarakatnya kebanyakan angkuh sednag merayakan bersih desa. Mereka memiliki kebiasaan berburu binatang ke bukit tugur. Lama tak menemukan binatang buruan hingga salah satu dari mereka menemukan naga yang sedang bertapa yang taklain adalah baru klinthing dan dibunuhlah ia menjadi beberapa bagian. Kemudian daging naga yangtelah dicacah tersebut dibawa ke desa untuk disantap bersama dalam perayaan.

Tak lama berselang datanglah laki-laki dengan badan penuh luka. Ia adalah baru klinthing dalam wujud manusia. Ia meminta makanan dari penduduk desa tersebut. Karena taka da satupun yang memberi malahan di usir hingga ia bertemu dan ditolong oleh seorang nenek. Merasa perlu memberi pelajaran baru klinthing kemudianmenantang penduduk tersebut untuk mencabut lidi yang telah disiapkannya. Satu-persatu dari mereka mencoba mencabutnya taka da satupun yang berhasil. Kemudian baru klinting mencabut lidi tersebut dengan mudahnya. Bersamaan dengan itu langit bergemuruhhujan turun dengan deras dan keluarlah air dari lubang bekas lidi tersebut. Segera baru klinthing lari menghampiri sang nenek dan mereka berdua menyelamatkan diri menggunakan lesung ang sebelumnya telah disiapkan sesuai pesan baru klinthing. Sementara penduduk lain tak mampu menyelamatkan diri dan tenggelam di dasar danau yang kini disebut rawa pening.

Baca juga : Ada Apa Di Wisata Taman Bungkul Surabaya?

Hingga kini terdapat kepercayaan bahwa danau rawa pening memang ditunggui oleh seeor naga, yaitu baru klinthing. Disana kita dilarang berbuat buruk dan bersombong diri atau akan mengalami hal buruk seperti pada cerita yang dipercaya oleh masyarakat tersebut.

Akses Menuju Wisata Alam Danau Rawa Pening

Jalan menuju wisata rawa pening memang cukup jauh dari kota. Wisata alam danau rawa pening memiliki luas kurang lebih 2670 hektar. Danau ini membentang di empat kecamatan di kabupaten Semarang. Empat kecamatan tersebut adalah Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Sehingga apabila anda sempat terfikir untuk berkunjung ke salah satu danau alam terluas di pulau jawa ini, anda dapat mengaksesnya dari keempat kecamatan tersebut. Untuk rutenya anda dapat melihat di Maps berikut ini :

Akses menuju kesana pun cukup mudah karena berada di tepi jalan raya, artinya tidak terlalu masuk ke dalam desa-desa. Selain itu kondisi jalan raya yang tidak rusak juga memudahkan dan membuat kita nyaman menuju ke sana. Oh ya, tempat ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Salah satu aksesnya adalah melalui Kecamatan Ambarawa dimana terdapat kampong wisata. Selain karena adanya lokasi wisata yang memang sudah dibuka sejak 2012 lalu, aksesmelalui Ambarawa dapat dikatakan jalur terbaik diantara lainnya hingga saat ini.

Lokasi Wisata Rawa Pening dari Kampoeng Wisata Rawa berada di Jalan Lingkar Selatan Ambarawa Kilometer 03, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jalan ini adalah jalan yang menghubungkan Semarang dengan Yogyakarta. Tempat ini dapat ditempuh dalam waktu satu setengah jam dari pusat kota semarang atau sekitar 34 km. atau bila anda dari jogja ke semarang atau sebaliknya, rawa pening merupakan salah satu pilihan rest area yang bagus, asal tidak lebih dari pukul 21.00. yap, karena jam buka tempat wisata yang ada dari 08.00-21.00 setiap harinya.

Berapa tiket masuk wisata alam danau rawa pening?

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena harga tiket wisata alam danau rawa pening perorang tidak lebih dari Rp 5.000,00. Dengan membayar tiket masuk kita dapat menikmati pemandangan yang ada. Menikmati sunset di rawa pening merupakan pilihan roantis yang banyak diambil oleh pengunjung. Bukan hanya pemandangan yang menyegarkan, tempat ini pun memiliki wahana lain, seperti becak air dengan ongkos Rp 15.000,00 atau ATV dengan modal Rp 30.000,00 selama 15 menit.

Di Rawa Pening bisa melakukan apa aja?

anda tak perlu khawatir jika anda masih ingin berlama-lama di tempat ini atau bosan dengan itu-itu saja. Seperti sudah dikatakan bahwa terdapat kampong wisata disekitaran rawa pening. Adapun kampuong wisata ini menyuguhkan beberapa fasilitas seperti pemancingan ikan air tawar, olah raga air, restoran apung, dan wahana permainan lain, di tempat ini juga terdapat gazebo yang dapat disewakan untuk berbagai acara dan yang tak boleh ketinggalan adalah pusat kerajinan dan oleh-oleh.

Nah, dengan adanya gazebo, rumah makan apung, dan berbagai fasilitas tersebut, wisata alam rawa pening merupakan salah satu alternative yang tepat untuk berlibur bersama-sama dengan keluarga atau rekan-rekan sekantor.

Menginap di sekitaran lokasi wisata danau alam rawa pening juga bukanlah ide yang buruk. Dengan mengurus perijinan anda dapat membangun tenda sendiri, atau apabila tidak ingin kerepotan bisa memanfaatkan penginapan yang ada. Sehingga anda dapat menikmati wahana yang ada dengan badan yang bugar.

Semua fasilitas tersebut dapat anda nikmati di tengah wisata alam danau rawa pening. Dengan menyaksikan keindahan pemandangan danau berpadu dengan sawah hijau membentang yang seolah dipangku oleh gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo nan gagah.

Baca juga : Mengulik Lebih Dekat Wisata Alam Candi Gedong

Demikianlah uraian singkat mengenai danau alam rawa pening. Kini wisata alam danau rawa pening bukan lagi alternatif untuk tempat wisata namun pantas untuk menjaditujuan utama apabila berwisata ke Semarang. Semoga dapat membantu anda dalam memilih dan menentukan tempat berlibur selanjutnya. Oh iya, sebaiknya jang lama-lama untuk memutuskan ke sana. Karena kabarnya wisata alam danau rawa pening akan diperkenalkan menjadi salah satu objek wisata di kancah internasional, lho. Apalagi terdapat objek wisata lain yang leaknya tak jauh dari sini.