Keindahan Tersembunyi Wisata Goa Buniayu Sukabumi

Jawa Barat merupakan salah satu Provinsi yang melimpah akan kekayaan alam, berbagai destinasi wisata pilihan berada di tempat ini, tidak heran jika destinasi wisata Jawa Barat banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara. Terdapat banyak alternatif pilihan wisata saat kamu berkunjung ke Jawa Barat, salah satunya Wisata Goa Buniayu Sukabumi. Sebuah wisata goa yang menyuguhkan keindahan alam di perut bumi dengan berbagai hiasan ornamen yang sudah terbentuk dengan sendirinya, ratusan, bahkan jutaan tahun yang lalu.

Lokasi Wisata Goa Buniayu terletak di Sukabumi, Jawa Barat. Nama Buniayu sendiri berasal dari kata Buni yang bermakna sembunyi, dan Ayu yang bermakna cantik. Namun, masyarakat sekitar lokasi goa lebih mengenal goa ini dengan sebutan Goa Cipicung, hal ini tidak terlepas dari keberadaan goa yang berlokasi di Cipicung. Sementara bagi para penikmat wisata goa, gao ini lebih dikenal dengan sebutan Goa Siluman. Penyebutan siluman tidak lain karena pernah digunakannnya Goa Buniayu sebagai tempat pengambilan gambar pada film “Si Buta Dari Gua Hantu”. Namun, semenjak pengelolaan dipegang oleh Perhutani, penamaan goa ini berubah menjadi Wisata Wana Goa Buniayu.

Keindahan Wisata Goa Buniayu Sukabumi

Goa Buniayu disusuri pertama kali oleh Ahli Goa Indonesia bersama penelusur goa dari Federasi Speologi berkebangsaan Perancis. Dari banyak goa yang ada di Jawa Barat, Goa Buniayu merupakan goa yang menjadi wisata goa favourite para pengunjung, hal itu tidak terlepas dari keindahan ornamen yang ada pada Goa Buniayu; stalaktif, stalakmit, stone, garundam, flow, dan ornamen-ornamen yang lain. Sisi lain yang tidak kalah menarik adalah, disepanjang jalan menuju goa, disajikan pemandangan rimbunnya pepohanan yang cantik. Dan jika anda belum tau lokasi wisata ini, anda dapat melihatnya di maps berikut :

Goa Buniayu merupakan salah satu dari banyak goa yang bersifat alami, selain ornamen khas yang ada di dalam goa, juga terdapat beberapa jenis binatang liar yang mana sudah melakukan adaptasi dengan lingkungan. Indera binatang ini telah menyesuaikan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, mereka berada di bawah permukaan bumi sedalam 50 meter.

Menikmati keindahan Goa Buniayu bisa kamu lakukan dengan dua cara. Pertama, melalui penelusuran goa minat umum (horizontal), panjang rute ini berkisar 300 meter, waktu yang dibutuhkan antara 2-3 jam, penelusuran dengan rute ini menyajikan medan penelusuran yang mudah, sangat cocok untuk para penelusur pemula. Peralatan yang dibutuhkan juga tidak harus lengkap, cukup sepatu boot kamu sudah bisa menikmati keindahan Goa Buniayu.

Rute ini menyajikan banyak ornamen, seperti stalaktik, stalakmik, mikro gourd, canopy, pilar, dan lain sebagainya. Kamu juga akan menemui dua jenis sungai, yaitu sungai otogenik, dan allogenik, berhati-hatilah saat melewati area sungai ini. Pada zona ini pula kamu bisa menikmati pemandangan berbeda, yaitu banyaknya fauna, seperti lipan, kalajengking, dan laba-laba. Sementara pada zona senja, kamu akan menemui binatang jenis kelelawar, landak, biawak, tikus, anjing hutan, dan ular, jadi selalu waspada saat kamu melakukan penelusuran pada zona ini.

Selanjutnya penelusuran goa minat khusus atau Goa Kerek, penelusuran vertikal, kemudian penelusuran horizontal. Rute ini tergolong sangat sulit serta penuh tantangan. Rute penelusuran ini dimulai dari menuruni goa, dilanjutkan penelusuran goa dengan jalan yang sangat beragam, mulai jalan berlumpur, berbatu, juga melewati sungai, menelusuri rute ini memakan waktu kurang lebih 4 jam. Biota yang bisa kamu temukan pada rute penelusuran ini adalah udang, ikan, kalelawar, kadal, walet, dan laba-laba.

Jalan menuju wisata Goa Buniayu melawati Rute dengan jarak antara 2,5-3 km dengan kedalaman vertikal 33 meter ke bawah dari permukaan tanah. Jenis penelusuran ini umumnya memakan waktu selama 5-6 jam. Terdapat banyak rute pilihan penelusuran, mulai dari tingkat medium hingga ekstream, mengingat rute yang sangat berbahaya, menikmati rute ini harus benar-benar dengan pengawasan ahli serta peralatan lengkap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga : Menikmati Keindahan Wisata Situ Patenggang Bandung

Secara umum, Goa Buniayu memiliki tiga zona khusus, yaitu zona gelap abadi, zona senja, dan zona terang. Saat berada di zona terang, kamu akan diperlihatkan berbagai ornamen unik serta menarik dengan bentuk relatif sama. Sementara pada area zona senja dan area zona gelap abadi, kamu harus menggunakan alat bantu headlamp agar tetap bisa menikmati keindahan ornamen goa. Hal unik lain yang ada di Goa Buniayu adalah, di dalam goa kamu akan mendapati sedimen cantik menyerupai koral yang umumnya barada di laut. Juga terdapat sumur air asin dimana dalamnya mencapai 500 meter.

Sejarah Wisata Goa Buniayu Sukabumi

Penelusuran awal Goa Buniayu dilakukan oleh speleologiawan Indonesia, Dr. R.K.T. Kho dengan tim penelusur asal Prancis yang dipimpin oleh Goerge Robert pada tahun 1982. Awalnya, Goa Buniayu dikenal dengan sebutan Goa Siluman juga Goa Cipincung. Lalu dilakukan pergantian menjadi Goa Buniayu setelah proses penelusuran oleh Dr. R.K.T Kho, speleologiwan Indonesia dengan penelusur berkebangsaan Prancis. Hingga saat ini telah ditemukan 7 goa yang berada di area Wana Wisata Buniayu, yaitu; Goa Adni, Goa Cipicung, Nyangkut, Tanpa Nama, Karsim, Bibijilan, Kubang Lanang, Idin, Gede, Kole, dan Brisoro. Nama Buniayu sendiri berasal dari kata Buni yang bermakna sembunyi, dan Ayu yang bermakna cantik.

Harga Tiket Wisata Goa Buniayu Sukabumi

Harga tiket wisata Goa Buniayu tergolong murah, yaitu Rp 5.000 rupiah setiap orangnya, sementara untuk penelusuran horizontal atau minat umum seharga Rp 20.000 rupiah. Sedangkan paket masuk vertikal Rp 150.000 rupiah setiap orangnya, rute ini akan mendapatkan paket peralatan cukup komplit; jumpsuit+helm+boots+curung biji-bijian, dan webbing. Tidak ada hari libur dari wisata satu ini, setiap hari tetap beroperasional tanpa mengenal waktu, selama ada pengunjung akan dilayani, karena saat kamu berada di goa, kamu tidak akan bisa membedakan waktu antara siang dan malam, bisa jadi kamu menelusurui gua malam, dan keluar pada pagi harinya.

Penginapan di Wisata Goa Buniayu Sukabumi

Bila kamu berkunjung ke destinasi Wisata Goa Buniayu, tidak perlu bingung mencari tempat bermalam, karena di area wisata sudah tersedia penginapan berupa saung kecil serta aula yang dijadikan tempat istirahat atau sekadar singgah. Tarif rumah singgah sangat beragam, mulai Rp 150.000 rupiah hingga Rp 600.000 rupiah, jenis penginapan terbesar bisa menampung 3-12 orang.

Baca juga : Unik dan Menariknya Wisata Dusun Bambu Bandung

Bila kamu ingin menikmati pengalaman berbeda, kamu bisa menggunakan tenda di area campign ground Buniayu. Di area ini juga sudah terdapat banyak penjual makanan, serta fasilitas umum yang memadai (tempat ibadah, kamar mandi, dan toilet). Nah, itulah ulasan singkat tentang wisata Goa Buniayu Sukabumi, selalu perhatikan berwisata ke goa berbeda, jangan pernah memaksakan diri menelusuri goa tanpa peralatan pengaman lengkap atau menelusuri secara mandiri, selalu perhatikan kondisi kesehatan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menyusuri goa atau tidak, karena keselamatan adalah yang utama.